Tepat tengah malam.
Tetap sama.
Takut.
Ragu.
Menyedihkan.
Hingga uluran tangannya membuat goyah.
Kejujuran apa yang tengah ku suguhkan?
Kepercayaan apa yang tengah ku berikan?
Kesakitan apa yang rela kuberikan?
Lalu dia membungkamku.
Dengan 1000x cinta yang ia berikan.
Dengan 180° perbedaan yang dia miliki.
Lalu dengan 100% kesamaan yang kita miliki.
Katanya " sekarang bisa bahagia." Tanpa ragu.
Dan tertegun.
Dibuatnya ku mengerti.
Kapan terakhir kuukir senyum ini?
Dengan siap. meraih ulurannya.
Dan siap menggenggamnya. Always. May.
~anmh~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar