Minggu, 15 November 2015
Hari ini Karena Ku Perlu Bahagia Karena Mu.
Hari ini telah berlalu, saat awal yang sekilas, tanpa ada tangisan tetapi hanya senyum dan rasa bangga yang menyelimutiku. kau terlihat indah terpampang jelas saat kau berbicara, menatap, melantunkan sebuah lagu yang indah dengan petikan gitarmu, disaat itu pula ku memperhatikanmu yahh saya sendiri, terdiam melihatmu, melihat sesuatu yang aneh pada dirimu yang trus membiusku untuk melihatmu, diriku berjuang sendiri mencari keberadaan hatiku, mungkin ku tersesat namun tak bisa ku keluar tanpa dirimu. aku mulai menyadari kebahagian ini hanya sebuah titipan yang indah dari-Nya. Mengapa kau begitu fasih mengatakan dirimu sama seperti ku, tanpa kau menyadari bahwa saat itu pula jantungku tak bisa berdetak normal. aku terduduk, aku menangis, aku terjatuh, tanpa kau ku bisa melakukan segalanya itu, namun saat ini menangispun tak bisa apalagi terjatuh. kau telah tanamkan kata bahwa Bahagia karenaku itu perlu. memperhatikanku, menjagaku, kau tak bosan mengatakan itu kepadaku. hingga suatu saat aku terdiam dengan sikapmu, sikap yang tak bisa ku terima. aku tersenyum, aku terbang, aku tertawa karena mu, apakah kau bisa bertanggungjawab atas apa yang kau lakukan saat ini? berhentilah untuk saat ini, karena kau bisa membuatku terbang dengan sadar tapi suatu saat kau akan membuatku jatuh dengan tanpa menyadari itu.
Senin, 06 Juli 2015
Will not be the same again
Aku tahu akan apa yang kamu katakan, dimana harus aku berjuang sendiri tanpa dirimu. Yah aku tahu dirimu sudah jauh berada di depanku, tidak seperti dulu lagi saat aku berada di depanmu, kamu yang begitu berjuang mendapatkan diriku tapi aku tak pernah membukakan pintu itu walau dirimu sudah mendapatkan kuncinya tetap saja aku berjaga dan berkata "jangan pernah melangkah maju" apakah aku yang terlalu bodoh untuk tidak mengetahui semua perjuanganmu selama ini? ataukah rasa ini baru saja ada saat kamu sudah menyerah akan diriku, ataukah aku hanya tak ingin mengakuinya walau memang rasa itu sudah ada saat dulu. but it's too late aku telah jatuh di dasar jurang sekarang saat hendak mengejarmu, aku begitu bodoh tentang cintamu apakah bisa kembali seperti dulu? atau dapatkah kita menguasai waktu dan memutarnya kembali? aku tak pernah mengira semua akan seperti ini hujan pun tak turun ketika ku menginginkanmu, akupun tak bisa lagi berteriak menyebut namamu tidak seperti dulu, kita selalu mengingat akan masa depan, dan baru ku sadari masa depanku tak bisa bersamamu lagi, karena ku tahu janji itu takkan bisa lagi kamu tepati bersamaku tetapi bersama dirinya, maaf untuk mengucapkan selamat tinggal yang begitu sakit terhadapmu, maybe you would consider myself the same as the others, not speacial anymore. but I'm sorry, I can't forget you.
Jumat, 03 Juli 2015
Tersembunyi dalam Malam
Kejujuran apa yang disembunyikan oleh Malam?
Bahkan Hujan pun bisa memecahkan keheningan,
Beribu Kunang pun bersembunyi tanpa cahayanya,
Bahkan Hujan pun bisa memecahkan keheningan,
Beribu Kunang pun bersembunyi tanpa cahayanya,
ohh Awan apakah kau akan datang dan menyembunyikan
Matahari dibalik dirimu, seakan-akan Pagi telah tiba,
Matahari dibalik dirimu, seakan-akan Pagi telah tiba,
Apakah kau akan datang?
Mengapa Malam menyembunyikan semuanya?
Mengapa Malam menjadi sangat dingin saat sebuah
Kebohongan tak pernah terpecahkan menjadi
Mengapa Malam menyembunyikan semuanya?
Mengapa Malam menjadi sangat dingin saat sebuah
Kebohongan tak pernah terpecahkan menjadi
berkeping-keping Kejujuran?
Malam akan tetap menjadi Malam,
Dunia masih tetap dalam Bayangan karena cahaya lampu yang redup perlahan-lahan... Ya Dunia tetap diselimuti Kabut Malam karenanya Matahari takkan terbit lagi
di Timur sebelah.
Malam akan tetap menjadi Malam,
Dunia masih tetap dalam Bayangan karena cahaya lampu yang redup perlahan-lahan... Ya Dunia tetap diselimuti Kabut Malam karenanya Matahari takkan terbit lagi
di Timur sebelah.
CREATED BY ME
Langganan:
Postingan (Atom)