Buat mu..
Seseorang yang ada dalam hatiku.
Rasa ini kadang membuat kita lemah,
Tapi rasa ini pula yang membuat kita kuat.
Dengan hadirnya kau dalam kehidupan ku
Aku mengerti bahwa sanya rasa itu sangatlah indah.
Ku titipkan rasa ini pada mu dan bawalah dalam kehidupan mu.
Satu yang ingin aku katakan, rasa itu ada pada mu.
Dan ini awal dari sebuah cerita,
Dan aku yakini ini akan ada untuk selamanya,
Hingga Tuhan mempertemukan kita kembali,
Di alam yang mana kita bisa raih,
Suatu kebahagian bersama.
Jagalah rasa ini hingga menjadi insan yang bisa dipersatukan...
Bali-02-2016
Minggu, 26 November 2017
Rabu, 22 November 2017
8.58
Sepertinya hati terpenjara oleh penglihatan mata
Terjatuh di lamunan dan bisikan indah.
Kau tau....
Bahwa kiranya seekor burung nan cantik hanya dapat di bebaskan
Maka dia bisa menjalani sisa hidupnya.
Oh.. hari mulai mendung
Semutpun tak mampu membawa serpihan
Hujan membasahi kehidupannya
Namun bahagia melihat burung..
Menikmati bebas.
Terjatuh di lamunan dan bisikan indah.
Kau tau....
Bahwa kiranya seekor burung nan cantik hanya dapat di bebaskan
Maka dia bisa menjalani sisa hidupnya.
Oh.. hari mulai mendung
Semutpun tak mampu membawa serpihan
Hujan membasahi kehidupannya
Namun bahagia melihat burung..
Menikmati bebas.
Minggu, 12 November 2017
Untuk- mu -yang entah siapa?
Ada bait yang pernah saya jelaskan
ketika memenjarakan rindu disela pagi.
ku titipkan dirimu di bagian yang takkan pernah hampa.
jika ku memulai percakapan diantara kita, saya mohon segera lah meraih ku.
karena setiap kata itu mungkin tak akan pernah ku ulang.
pegang lah saya erat, maka kau akan ku perjuangkan.
peluk lah saya dengan cinta, maka kau akan ku cintai dengan indah.😗
Kamis, 02 November 2017
Runtuh
Mengapa indah dunia dahulu membuat kita bertemu, di teriknya
matahari kita berbicang-bicang hingga bayangan menjadi lebih pekat. Keluarga,
kuliah dan semuanya kau ceritakan sampai memetik sebuah daun cinta yang sempat
aku sadari. Mungkin kita terlalu jaim, sampai lupa rasa itu ada pahitnya, manis
di awal namun pahit menyelimuti akhirnya. Setiap panggilan yang menyerukan
namaku di pagi, siang, sore hari, aku tak tahu kapan namaku betah kau panggil,
dan kaki kecilku menghampirimu. Tiada rasa lain selain nyaman di detik itu. Sungguh
betah yang hampa. Di waktu ini, tak akan ada nama yang akan kau panggil lagi,
aku tak tahu mengenai apa pun lagi. Kamu. Tak bisa lagi merangkai kata
menyerupai mu untuk hal yang selalu mereka keluhkan tentangmu. Kamu. Begitu sulit
ku lihat. Hanya sebatas rindu dan sayang, dia menyelimuti ruang sunyimu.
kepadamu.. untukmu.. malam yang aku kenal misterius hingga detik ini....
Langganan:
Postingan (Atom)